Previous
Next

Jumat, Desember 23, 2016

SIAGA Di Saat Natal

SIAGA Di Saat Natal

Saat ini, pemerintah bersiaga menjaga keamanan apalagi di natal ini banyak isu-isu bom, kaum radikal, ormas yang melakukan sweeping, dan penolakan terhadap ornament natal dan juga terhadap acara natal. Orang Kristen pun menjadi was-was dan bersiaga dalam merayakan Natal.

Nah, menariknya Yusuf pun melakukan SIAGA Natal. Yusuf seorang suami yang SIAGA. Namun siaga yang dimaksudkan di sini adalah SIAP, ANTAR, JAGA.

Pada saat ini kita akan belajar bersama tentang SIAGA di saat Natal.

Kamis, Desember 15, 2016

3 Makna Utama Kelahiran Tuhan Yesus

3 Makna Utama Kelahiran Tuhan Yesus

Pada hari ini banyak orang merayakan hari Natal, namun mereka sama sekali buta terhadap makna Natal. Bahkan ada yang berpendapat bahwa Natal berarti pohon terang, sinterklaas, kado-kado, dan lain-lain. Mereka melupakan Tuhan Yesus.

Istilah "Natal" itu berapa dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran," khususnya kelahiran Tuhan Yesus. Maka hari Natal berarti hari raya untuk memperingati kelahiran Tuhan Yesus di dalam dunia.


Nah, Apa makna kelahiran Tuhan Yesus? Pada saat ini kita akan lihat bersama tentang 3 Makna Utama Kelahiran Tuhan Yesus.

Rabu, Desember 07, 2016

Pertobatan Pilot Jepang Pembom Pearl-Harbor: Mitsuo Fuchida

Pertobatan Pilot Jepang Pembom Pearl-Harbor: Mitsuo Fuchida


Hasil gambar untuk Mitsuo Fuchida
Mitsuo Fuchida (1902-1976), seorang pilot Jepang memimpin serangan mendadak ke Pearl Harbor pada 7 Desember 1941 dan serangan itu memicu Perang Dunia II.

Namun hidupnya berubah karena kesaksian Jacob DeShazer seorang pilot dari negara Amerika Serikat yang menjadi musuh negara Jepang.

Jacob sangat membenci Jepang setelah peristiwa Pearl Harbor dan masuk angkatan udara dan tergabung dalam "Doolittle Raiders" yang membom Tokyo dan kota-kota Jepang lainnya. Namun pesawatnya kehabisan bahan bakar dan jatuh di atas wilayah Jepang. Ia ditangkap dan selama 40 bulan ia mengalami siksaan dan kelaparan.

Bulan September 1949, Jacob diberikan Alkitab yang dimintanya dari sipir dan saat di penjara Jacob menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya. Sejak saat itu hidup Jacob diubahkan Tuhan. Kebenciannya berubah menjadi rasa belas kasihan kepada orang yang menyiksanya dengan sadis.

Setelah perang berakhir, Jacob menjadi seorang misionaris di Jepang dan saat itu ia berjumpa dengan Mitsuo Fuchida di bulan Mei 1950. Interaksi mereka membuat Fuchida mendapatkan kesempatan mendengarkan pengalaman dan kesaksian Jacob menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat saat di penjara. Fuchida dijamah oleh Tuhan dan ia menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya.

Hasil gambar untuk Mitsuo FuchidaFuchida memberi diri dalam pelayanan dan aktif dalam pekerjaan misi. Dia membentuk badan misi bernama "The Captain Fuchida Evangelistical Association" Ia bersaksi dan melayani dalam banyak pertemuan dan kesaksiannya itu dia berikan judul "From Pearl Harbor To Calvary".

Jumat, November 25, 2016

Kelahiran Yesus: Kelahiran Dari Perawan

Kelahiran Yesus: Kelahiran Dari Perawan

Pernyataan Injil Matius dan Lukas bahwa Yesus lahir dari --> Maria tanpa campur tangan pasangan manusia. Kehamilan Maria adalah karena --> Roh Kudus (Mat. 1:18; Luk. 1:35). Penulis-penulis terdahulu dalam PB ( --> Markus dan Paulus) tidak mengenal kehamilan perawan seperti itu, maka dikemukakan bahwa cerita-cerita itu adalah suatu --> midras dari Yes. 7:14 dalam -->LXX, yang membuatkan suatu kelahiran dari seorang perawan (dalam bahasa Yunani).

Kata Yunani parthenos digunakan untuk menerjemahkan kata almah dalam bahasa Ibrani, yang berarti 'perempuan muda'; terjemahan Yunani itu diikuti oleh berbagai terjemahan bahasa lain. Dalam bahasa Indonesia TB menerjemahkan Yes. 7:14 dengan 'perempuan muda', dan Mat. 1:23 dengan 'anak dara' sesuai Yunaninya, parthenos, sebagai kutipan dari LXX (bnd. terjemahan-terjemahan bahasa Inggris).

Pada abad kedua M, penyanggah Yahudi yang kontroversial, Trifo, menyatakan bahwa kata Ibraninya tidak berarti 'perawan'; Yes. 7:14 menunjuk pada kelahiran biasa dari -->Hizkia. Memang LXX tidak disukai orang Yahudi yang berbahasa Yunani, yang berpihak pada terjemahan harfiah oleh -->Akwila pada awal abad kedua M.

Kemudian lagi, pada abad kedua filsuf kafir Celsus mengemukakan bahwa ayah Yesus adalah Pantera, seorang prajurit Roma.

Oleh karena penelitian historis tidak dapat memastikan kebenaran dan ketidakbenaran berita-berita Injil, maka argumentasi teologi yang dikemukakan. Yang menguntungkan --> doktrin tradisional adalah pemikiran bahwa tepatlah berita Injil itu sebagai alat yang dipakai Allah untuk memotong garis kemanusiaan lama yang berdosa dengan memulaikan suatu kemanusiaan baru yang murni dalam Yesus. Kelahiran Yesus yang luar biasa menjadi tanda dari keadaan ilahi Yesus.

Pada lain pihak, beberapa ahli teologi modern menyanggah bahwa kemanusiaan Yesus cacat, karena dengan hanya satu orangtua tidak mungkin Yesus manusia sepenuhnya. Kalau Yesus diberi kromosom luar biasa, yang khusus diciptakan Allah bagi-Nya, tanpa nenek moyang manusia, bagaimana ia adalah keturunan manusia dari garis rumah --> Daud (Mat. 1:17, 20; Rm. 1:3)?

Yg dimaksudkan oleh golongan Protestan dengan 'lahir dari anak dara Maria' ialah 'dikandung oleh anak dara (Maria)'. Golongan Katolik mempercayai dua hal, yaitu 'dikandung oleh anak dara (Maria)' dan 'dilahirkan secara mujizat oleh anak dara (Maria)'. Maksudnya, bayi Yesus keluar dari rahim Maria dengan suatu cara -- sedemikian rupa -- sehingga Maria secara medis tetap tinggal dara. Pikiran ini terdapat dalam Protevangelium of James (bg akhir abad 2) dan menjadi ajaran resmi sebagai bagian dari ide yg mengatakan bahwa Maria tetap dara untuk selamanya.

Pemikiran itu perlu diuji dengan kutipan Lukas, 'Semua anak laki-laki sulung', (Luk 2:23) yg arti harfiahnya ialah 'yg pertama merobek rahim ibu'. Juga perlu diuji dengan ucapan Matius, bahwa Yusuf 'tidak bersetubuh dengan dia sampai ia melahirkan anaknya laki-laki... Yesus' (Luk 1:25), yg agaknya membatalkan pandangan, bahwa Yusuf dan Maria selanjutnya menahan diri dari persetubuhan pernikahan yg biasa. Dalam pokok ini 'lahir dari anak dara (Maria)' dipakai sebagai padanan untuk 'dikandung oleh anak dara (Maria)'.

Kedua berita tentang kelahiran Yesus dalam Mat dan Luk jelas terpisah satu dari yg lain. Dan keduanya mencatat bahwa Yesus lahir melalui pekerjaan langsung Roh Kudus tanpa seorang bapak manusia (Mat 1:18-25; Luk 1:34). Andai bukan karena mujizat yg terkandung di dalamnya, setiap orang akan menerima berita itu sebagai berita biasa.

Masih ada lagi bukti dalam kitab PB lainnya yg menopang kutipan Lukas dan ucapan Matius itu. Walaupun seseorang tidak senantiasa mengatakan langsung apa yg dipercayainya, namun imannya terungkap melalui perubahan ungkapan yg dipakainya. Maka berita kelahiran alpa dalam Mrk, karena kitab itu mulai di mana pengkhotbah-pengkhotbah Kis mulai, yakni pembaptisan oleh Yohanes. Namun dalam 6:3 hanya Mrk dari Kitab-kitab Sinoptik yg mengutip para penentang yg mengatakan, 'Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria...?' Tapi sebaliknyaMat 13:55 berkata 'anak tukang kayu', danLuk 4:22 berkata 'anak Yusuf'.

Injil Yoh juga memulai cerita pelayanan Kristus di bumi ini dengan Yohanes Pembaptis. Kemudian menyusul desas-desus yg mengatakan bahwa kelahiran Yesus adalah haram, seperti terungkap dalam 8:41, 'Kami (menekankan kata ganti diri dan kedudukan) tidak dilahirkan dari zinah'. Ada juga bacaan yg diterima oleh beberapa penulis Kristen sejak Tertulianus, dan oleh Douglas Edwards dalam bukunya The Virgin Birth in History and Faith, tapi tetap kurang meyakinkan. Bacaan ini terdapat dalam naskah Latin Verona, mengenai Yoh 1:13, yg mempunyai bentuk tunggal, 'orang yg diperanakkan bukan dari darah, bukan pula secara jasmani, melainkan dari Allah'. (Tak ada naskah Yunani yg berkaitan dgn bacaan ini.)

Paulus, teman Lukas, memakai bahasa yg mengandung pengakuan akan kelahiran dari anak dara. Jika membicarakan kedatangan, yaitu kelahiran Yesus Kristus, Paulus memakai kata kerja umum, yaitu ginomai, bukan gennao; kata yg terakhir ini cenderung mengaitkan peranan suami (ump Rm 1:3; Flp 2:7). Hal ini khas ditunjukkan dalam Gal 4:4, 'Allah mengutus AnakNya, yg lahir (genomenon) dari seorang perempuan'. Sebaliknya dalam 4:23 Ismael 'diperanakkan', gegennetai (dari gennao).

Tafsiran yg sehat atas 1 Kor 15:45-48 ialah melihat Adam dan Kristus datang secara mujizat dari tangan Allah. Ireneus menghubungkannya dengan kelahiran dari anak dara.

Mendiamkan ihwal kelahiran dari anak data, pada satu sisi bisa saja dimaksudkan untuk menjaga nama baik Maria dari pergunjingan. Lagipula jarang sekali pengkhotbah masa kini menyinggung kelahiran dari anak data dalam khotbah-khotbah mereka, kendati mereka sering membicarakan inkarnasi Kristus. Sesudah thn 100 M kelahiran dari anak dara diterima oleh Ignatius, Aristides, Justinus, Ireneus (lih di atas) dan yg lain-lain.

Sekalipun beberapa ahli meminta perhatian kepada variasi-variasi dalam beberapa naskah, yg kurang mendapat dukungan, tapi tidak satu pun dari variasi itu yg menghilangkan uraian tentang fakta kelahiran dari anak data.

Secara teologis pernah dipersoalkan bahwa alasan untuk memberikan gelar 'Anak Allah' dalam Luk 1:35, tak dapat dicocokkan dengan pengertian Anak Allah yang Kekal dalam Surat-surat Kiriman. Pemikiran ini didasarkan pada anggapan, bahwa kepada Maria dan Yusuf telah diberikan pernyataan teologis seutuhnya. Anggapan demikian tidak beralasan. Kedua catatan itu menyajikan isi dari berita yg diberitakan kepada mereka, yaitu Maria akan menjadi ibu dari Mesias yg dijanjikan, Anak Allah dan 'Allah menyertai kita'. Kenyataan bahwa Matius dan Lukas di sini tidak merujuk kepada teologi pada masa kemudian, menjadi bukti bagi keaslian berita-berita mereka.

Pertimbangan-pertimbangan genetika -- proses terjadinya manusia dalam rahim -- dapat digunakan namun hati-hati, untuk menunjukkan bahwa inkarnasi Yesus mengharuskan adanya kelahiran dari anak dara. Jika jabang bayi yg hadir di kandungan Maria adalah hasil dari perbuatan Yusuf dan Maria, maka dari awal telah terjadi seorang manusia yg secara potensi utuh. Allah tidak dapat menjadi manusia demikian, tapi dapat melalui cara tertentu memilih untuk meleburkan diriNya dengan manusia tadi (demikian ajaran Nestorius), atau, Allah harus merasa puas dengan memenuhi manusia tadi itu secara rohani, seperti Roh Kudus memenuhi orang-orang kudus zaman kuno.

Tak satu pun dari pikiran ini yg cocok dengan catatan Alkitab.

Justru kelahiran dari anak dara itu baiklah dinalar dengan taat asas kepada data-data sesuai catatan Alkitab.

Kamis, November 24, 2016

4 Hal Bagaimana Terjadi Terobosan Ilahi

4 Hal Bagaimana Terjadi Terobosan Ilahi

Dalam Kisah Para Rasul 3:1-26, Petrus dan Yohanes mengalami terobosan yang luar bisa dalam pelayanan mereka. Petrus dan Yohanes mengalami terobosan ilahi. Pelayanan mereka mengalami terobosan dalam mujizat dan dalam hal jumlah orang percaya yang makin bertambah. Semua karena adanya terobosa ilahi.

Tuhan mau kita mengalami terobosan dalam kehidupan kita. Terobosan akan membuat kehidupan kita bergairah dan penuh semangat.

Bagaimana Terobosan Ilahi terjadi? Saat ini kita akan belajar bersama tentang 4 hal tentang Terobosan Ilahi:

1. Terobosan Ilahi terjadi karena ada persekutuan ilahi (ayat 1-3)

Petrus dan Yohanes memiliki persekutuan doa dengan Tuhan. Mereka datang ke Bait Allah untuk berdoa. Bahkan Alkitab mengatakan bahwa gaya hidup gereja mula-mula adalah berdoa. Pada saat murid-murid Yesus berdoa lah, Roh Kudus dicurahkan atas mereka. Sejak pencurahan Roh Kudus, jumlah orang percaya kepada Yesus bertumbuh dengan pesat. Itu merupakan terobosan ilahi. Persekutuan ilahi ini adalah persekutuan semua orang percaya dengan Tuhan. Tuhan Yesus sendiri berkata bahwa 2-3 orang berkumpul dalam Nama Yesus, maka Tuhan Yesus hadir di tengah-tengah mereka.

Dari sini kita dapat belajar bahwa pentingnya hubungan kita dengan Tuhan. Tuhan mau kita bersekutu denganNya di dalam doa.

Tuhan Yesus masih menjawab doa kita. Dia mau meberikan terobosan kepada kita. Itu sebabnya Tuhan mau kita memiliki persekutuan ilahi.

Terobosan Ilahi terjadi karena adanya persekutuan doa dengan Tuhan

2. Terobosan Ilahi terjadi karena ada rencana ilahi (ayat 1-10)

Adalah kehendak Tuhan, Petrus dan Yohanes datang ke Bait Allah dan bertemu di Serambi Salomo dengan seorang laki-laki yang lumpuh sejak lahirnya.

Menariknya, ternyata dulu Yesus dan murid-murid pernah ada di Serambi Salomo ini. Yesus dan murid-murid berkali-kali datang ke Bait Allah. Namun Tuhan Yesus tidak pernah mendatangi orang lumpuh itu untuk menyembuhkannya. Berarti, dalam rencana Tuhan, orang lumpuh itu disembuhkan melalui pelayanan Petrus dan Yohanes. Jauh sebelum terobosan ilahi terjadi dalam pelayanan Petrus dan Yohanes, Tuhan Yesus sudah merencanakan terobosan ini.

Tuhan mengasihi kita dan merencanakan yang terbaik untuk hidup kita. Ia ingin memulihkan hidup kita. Rencana Tuhan tidak pernah gagal. Dialah Yesus Tuhan dan Juruselamat kita.

Terobosan Ilahi terjadi karena ada rancangan Tuhan bagi hidup kita.

3. Terobosan Ilahi terjadi karena adanya pemberian Ilahi (ayat 11-26)

Petrus dan Yohanes memberikan pemberian ilahi yaitu Nama Yesus Kristus. Ada kuasa dalam nama Yesus. Dengan kuasa Nama Yesus, orang lumpuh itu dapat berjalan.

"Emas dan perak tak kupunya. Demi nama Yesus orang Nazareth itu, berjalanlah!" Ini menunjukkan bahwa Petrus memiliki pemberian ilahi.

Petrus dan Yohanes sepakat dan percaya bahwa bukan karena kesalehan mereka, atau kemampuan mereka, atau kebenaran mereka, tetapi karena kepercayaan kepada berita Injil lah yang menyembuhkan laki-laki itu. Injil itu kabar baik, karena berita utamanya tentang kasih Allah yang besar kepada manusia, melalui karya penebusan Kristus, untuk menebus dosa manusia dan menyelamatkan kita manusia. Injil adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan.

Semua karena pemberian Tuhan kepada mereka. Itulah kasih karunia. Kasih karunia adalah sesuatu yang tidak layak kita dapatkan namun diberikan kepada kita secara cuma-cuma dan tanpa syarat.

Anugerah Tuhan merupakan kebaikan Tuhan yang diberikan kepada kita, sekalipun kita tidak layak menerimanya, tetapi diberikan kepada kita sebagai hadiah. Pemberian Allah bagi kita umat manusia adalah AnakNya yang tunggal. Itulah Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus menebus dosa kita dan menyelamatkan kita. Itu bukan hasil usaha kita. Itu merupakan anugerah Tuhan. Itulah Injil.

Terobosan Ilahi terjadi karena adanya pemberian Ilahi

4. Terobosan Ilahi terjadi karena ada dalam waktu ilahi (ayat 19-26)

Tuhan mendatangkan waktu kelegaan bagi kita dan di zaman kita ini adalah zaman anugerah. Zaman untuk mengalami pertolongan Tuhan. Ini masanya kita mengalami penggenapan nubuatan firman Tuhan. Di masa kitalah, Tuhan mewariskan penggenapan nubuatan dan berkat perjanjian yang baru.

Sekarang merupakan saatnya Tuhan untuk menyatakan kebaikanNya.

Terobosan Ilahi terjadi karena ada dalam waktu ilahi

Kesimpulan:
Terobosan Ilahi terjadi karena ada persekutuan ilahi, rencana ilahi, pemberitaan ilahi, dan waktu ilahi